| E- Learning | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 2008-03-13 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Karena ‘e-learning’ semakin populer sebagai cara pendidikan sepanjang hidup yang penting, maka pasar e-learning cepat tumbuh. Empat dari 10 pengguna internet memanfaatkan layanan e-learning di Korea Selatan. Konsep ‘elektric learning’ atau ‘e-learning’, meliputi disain, pembangunan dan manajemen pendidikan dan layanan latihan melalui internet dan internet. Kata e-learning dalam makna yang sempit, berarti ‘pendidikan melalui komputer yang memanfaatkan teknologi jaringan multimedia di dunia maya’. Singkatnya e-learning adalah pendidikan berbasis web. E-learning termasuk pendidikan ‘kendali jarak jauh’ berdasarkan jaringan dan pendidikan berbasis komputer dengan CD-Rom atau piranti lunak. Pendidikan berdasarkan Teknologi Informasi bukan hanya menyampaikan suatu pengetahuan kepada para pelajar, tapi juga termasuk konsep ‘interaktif’. Karena cara pendidikan itu tidak terbatas oleh waktu dan ruang, e-learning cepat memperoleh popularitas di antara kelompok usia yang berbeda dari anak-anak sampai dewasa dan bahkan lanjut usia, dalam beberapa tahun terakhir. Sebenarnya, e-learning digunakan bukan hanya untuk pendidikan sekolah reguler, melainkan juga pendidikan sepanjang hidup, latihan pekerjaan, penddidikan anak dan lain lain, dan pasar terkait e-learning juga semakin meningkat sejajar dengan booming e-learning. Baru baru ini, perusahaan-perusahaan Korea sibuk berupaya untuk menerapkan e-learning untuk pendidikan karyawan mereka, karena e-learning bisa menyajikan layanan pendidikan sesuai dengan kemampuan karyawan masing masing, dan menghemat waktu dan biaya manajemennya. Misalnya, saat teknologi baru diterapkan , e-learning melalui multimedia akan bisa disajikan secara efisien dan berlatih tentang teknologi baru dan menyajikan kesempatan untuk menyesuaikan diri, dan bahkan mengevaluasi kemampuan mereka tentang teknologi baru itu setelah pendidikan e-learning. Korea Selatan , sebagai negara kuat di bidang TI, melengkapi kondisi yang mendukung untuk e-learning. Pada tahun 2007, pasar e-learning Korea Selatan mencapai 1,72 trilyun won (1,8 milyar dolar) , meningkat 6,8 persen dari tahun 2006. Total konsumsi uang oleh individu di masyarakat Korea mencapai 735,1 milyar won, dan konsumsi per bulan mereka terhadap e-learning adalah 29 ribu won per orang.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DIarsipkan di bawah: Warta | Leave a Comment »

