E- Learning
2008-03-13
 

Karena ‘e-learning’ semakin populer sebagai cara pendidikan sepanjang hidup yang penting, maka pasar e-learning cepat tumbuh. Empat dari 10 pengguna internet memanfaatkan layanan e-learning di Korea Selatan.
Menurut Kementerian Ekonomi dan Pengetahuan, serta Badan Promosi Transaksi Dagang melalui Internet, dalam sebuah survei terhadap 1.000 orang berusia 3 tahun atau lebih tua di seluruh pelosok negeri, yang menggunakan internet, dari Oktober hingga Nopember, sekitar 39,1 persen responden mengatakan mereka belajar lewat program e-learning melalui internet.

e-learning

Konsep ‘elektric learning’ atau ‘e-learning’, meliputi disain, pembangunan dan manajemen pendidikan dan layanan latihan melalui internet dan internet. Kata e-learning dalam makna yang sempit, berarti ‘pendidikan melalui komputer yang memanfaatkan teknologi jaringan multimedia di dunia maya’. Singkatnya e-learning adalah pendidikan berbasis web. E-learning termasuk pendidikan ‘kendali jarak jauh’ berdasarkan jaringan dan pendidikan berbasis komputer dengan CD-Rom atau piranti lunak. Pendidikan berdasarkan Teknologi Informasi bukan hanya menyampaikan suatu pengetahuan kepada para pelajar, tapi juga termasuk konsep ‘interaktif’.

Penggunaan e-learning

Karena cara pendidikan itu tidak terbatas oleh waktu dan ruang, e-learning cepat memperoleh popularitas di antara kelompok usia yang berbeda dari anak-anak sampai dewasa dan bahkan lanjut usia, dalam beberapa tahun terakhir. Sebenarnya, e-learning digunakan bukan hanya untuk pendidikan sekolah reguler, melainkan juga pendidikan sepanjang hidup, latihan pekerjaan, penddidikan anak dan lain lain, dan pasar terkait e-learning juga semakin meningkat sejajar dengan booming e-learning. Baru baru ini, perusahaan-perusahaan Korea sibuk berupaya untuk menerapkan e-learning untuk pendidikan karyawan mereka, karena e-learning bisa menyajikan layanan pendidikan sesuai dengan kemampuan karyawan masing masing, dan menghemat waktu dan biaya manajemennya. Misalnya, saat teknologi baru diterapkan , e-learning melalui multimedia akan bisa disajikan secara efisien dan berlatih tentang teknologi baru dan menyajikan kesempatan untuk menyesuaikan diri, dan bahkan mengevaluasi kemampuan mereka tentang teknologi baru itu setelah pendidikan e-learning.

E-Learning di Korea

Korea Selatan , sebagai negara kuat di bidang TI, melengkapi kondisi yang mendukung untuk e-learning. Pada tahun 2007, pasar e-learning Korea Selatan mencapai 1,72 trilyun won (1,8 milyar dolar) , meningkat 6,8 persen dari tahun 2006. Total konsumsi uang oleh individu di masyarakat Korea mencapai 735,1 milyar won, dan konsumsi per bulan mereka terhadap e-learning adalah 29 ribu won per orang.

Pertumbuhan pasar e-Learning (Tahun 2007)
[Penggunaan e-learning oleh usia 6 tahun atau lebih tua]

Tahun 2005 2006 2007
Penggunaan 13,6% 27,8% 39,4%

[Penggunaan e-learning oleh kelompok usia]

Usia 3-5 6-19 20an 40an
Penggunaan 28,7% 67,0% 50,7% 23,4%

[Industri E-learning]

Jumlah usaha 756 (meningkat 21,7 % dari 2006)
Jumlah karyawan 20.773 orang (meningkat 5,7% dari 2006)

[Penggunaan e-learning untuk pendidikan sepanjang hidup oleh lembaga pendidikan]

Organisasi pemerintah dan umum 56,9%
Lembaga pendidikan reguler 74,3%

sumber korindo99 13032008

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.